Jumat, 17 September 2010

Hujan, perpustakaan , waktu itu....

Dulu
ketika langit mendung
kita berlari menuju perpustakaan
bersama membahas Anna Karenina, War and Peace (Leo Toltov), sayap-sayap patah, sang nabi (kahlil gibran), lalu shakes peare, rummi, sampai no me la tangere yg menggegar filipina di masa dulu
kita tertawa, berdebat, berargumen
lalu rintik hujan membuat angkasa mengabut
ingatkah kamu, di perpustakaan SMA kita, waktu itu?

Dulu, ketika gerimis mulai datang
kita terjebak di koridor sekolah yg ramai
pernah ku tanya kamu: "kapan berjilbab?"
kamu senyum, "suatu saat nanti, dgn jilbab berwarna langit (biru)"

dulu, saat waktu itu hampir tiba
dan akhirnya kita sibuk sendiri
tak pernah lagi ada hujan yg menjebak kita di koridor sekolah
atau mengundang kita untuk memandangi hujan dari perpustakaan

kita hanya menyadari bahwa kemudian kita lulus SMA
dan tak bersapa lagi

antara kita, kesunyian bersekutu dgn waktu
terasa lama sekali

dan sekarang
saat hari2 padat kuliah didepan mata
saat jurnal2 ilmiah harus segera di baca
saat harus banyak turun ke lapangan mendalami matakuliah
saat itu, dalam jeda, aku menemukanmu
di kampus indralaya
anggun dalam juba berwarna langit cerah (biru)

aku tak berani menyapa
tapi kupikir suatu saat perpustakaan akan membuat kita bertemu
saat itu tiba, ku tak tahu harus berkata apa...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Republika Online

Beranda